Sabtu, 30 Juli 2011

EKOLOGI


  • EKOLOGI 
    Istilah ekologi 1866 oleh E.Haeckel
    Yunani oikos = rumah, logos = ilmu
    Secara harfiah ekologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya.
    -Sistem kehidupan di muka bumi tersusun dari sistem kehidupan terbesar sampai kedalam sistem kehidupan terkecil yaitu sistem gen. Spektrum sistem kehidupan ini dikenal dengan pengertian Biosistem, yang terdiri darikomponen biotik dan abiotik
      populasi sebagai sekelompok organisme dari spesies yang sama yang secara kolektif menempati suatu ruang atau tempat tertentu dan waktu tertentu.
Karakteristik Populasi : 
1.  Untuk menyatakan ukuran atau   besarnya populasi, pengertian   kerapatan populasi banyak dipakai 
2. Perubahan kepadatan populasi, istilah yang sering digunakan adalah dinamika populasi
3. Pertumbuhan populasi. Dalam mengkaji pertumbuhan populasi , beberapa hal ynag perlu diperhatikan adalah : 
a. Struktur umur 
  Dalam lingkaran hidup dari organisme   terdapat fase lahir, pertumbuhan   dewasa, tua dan kemudian mati.
Dalam ekologi Boden Heimer (1938) membagi umur hewan dalam 3 periode yaitu:
1.fase preduktif,
2.fase reproduksi
3.fase post reproduksi
b. Bentuk pertumbuhan populasi
  ada 2 pola pertumbuhan populasi yaitu bentuk J dan bentuk S
Bentuk J ditandai bila kepadatan suatu populasi tumbuh secara eksponensial (sangat cepat), lalu pertumbuhan berhenti secara mendadak karena daya tahan lingkungan berpengaruh sangat kuat.
  Bentuk S, mula-mula populasi tumbuh dengan lambat, makin lama makin cepat, tetapi kemudian karena pengaruh faktor lingkungan maka populasi tumbuh menjadi lambat.
c. Interaksi populasi
   Setiap organisme hidup tergantung pada organisme lain dan terjadi hubungan timbal balik antara suatu organisme dengan organisme lain.
  Secara ringkas dapat dikemukakan bahwa interaksi dapat berdampak positif, tidak berpengaruh atau berdampak negatif bagi spesies atau salah satu spesies yang berinteraksi.
  1.  Interaksi positif atau kooperatif   yang  terjadi atas :
        *Mutualis atau simbiosis : kedua   spesies yang berinteraksi   memperoleh keuntungan dari   interaksi
       *Komensalisme : salah satu spesies   memperoleh keuntungan sedangkan   yang lain tidak berpengaruh
2. Interaksi tanpa dampak
3. Interaksi negatif 
    -Amensalisme, salah satu spesies   memproduksi dan mengeluarkan   sejenis bahan yang merugikan   spesies   kedua

    -Predasi, suatu spesies memakan   spesies yang lainnya sehingga   yang satu memperoleh   keuntungan sedangkan lainnya   dirugikan.    
    - kompetisi, kedua spesies yang   berinteraksi menderita   (dirugikan).
 
Komunitas merupakan populasi di suatu wilayah atau kawasan membentuk suatu kesatuan hidup .
Komunitas terbagi atas 2 bagian :
  1. Komunitas akuatik
  2. Komunitas terestrial
Dalam tingkatan komunitas ciri, sifat dan kemampuannya lebih tinggi dari populasi misalnya dalam hal interaksi.
Dalam komunitas bisa terjadi interaksi antar populasi, tidak hanya antar individu – spesies seperti pada populasi

Yang harus diperhatikan bila suatu komunitas sudah terbentuk , maka populasi yang ada harus lah hidup berdampingan atau bertetangga satu sama lainnya. Dalam biosistem komunitas ini berasosiasi dengan komponen non hidup membentuk suatu ekosistem
 Istilah ekosistem pertama kali diperkenalkan oleh Tansley (1935). Menurut Stanley ekosistem adalah hubungan timbal balik antara komponen biotik dengan komponen abiotik.
- Sebagai konsekuensinya apabila salah satu komponen terganggu maka komponen-komponen lainnya secara cepat atau lambat akan terganggu pula. Sistem alam seperti ini disebut sistem ekologi yang disingkat menjadi ekosistem
Ukuran ekosistem bervariasi antara lain :
1.Ekosfera atau biosfera yaitu ekosistem yang terbesar dan hampir meliputi seluruh permukaan bumi dan sudah tentu terdiri dari kehidupan tumbuhan dan hewan yang berorientasi dengan lingkungan sekitarnya. 
2.Ekosistem yang ukurannya lebih kecil, misalnya hutan, sawah, kolam, padang rumput
  Secara umum komponen utama ekosistem adalah :
1.Substansi anorganik misalnya nutrisi : C, H, N
2.Ikatan organik misalnya protein, karbohidrat, lemak
3.Iklim misalnya angin gelombang, suhu dan faktor fisika lainnya
4.Produsen umumnya tumbuhan hijau
5.Konsumen, organisme heterotrof
6.Pengurai, bakteri dan jamur
 
 
 
 
Hal ini disebabkan tumbuhan mempunyai kemampuan untuk melakukan fotosintesis karena adanya klorofil. Sebagai bahan bakunya berupa karbondioksida dari udara dan air dari dalam tanah serta energinya surya.  
 
Hasil dari fotosintesis ini akan terbentuk karbohidrat, karbohidrat dalam proses selanjutnya akan membentuk ikatan organik yang lebih komplek seperti gula, protein, lemak, selulosa, yang kesemuanya akan menjadi sumber bahan makanan bagi seluruh sistem kehidupan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar